
Pengantar
Kasus penggunaan obat terlarang memerlukan penanggulangan dan penanganan khusus serta perhatian ekstra. Proses recovery atau pemulihan terhadap pecandu narkoba meliputi 4 aspek, yaitu biologis, afektif, emosional dan spiritual.
Pada tahap awal dilakukan penanganan secara biologis dengan proses detoksifikasi, sehingga terbebas dari sakaw dan kecanduan. Setelah itu, diperlukan after care atau pembinaan lebih lanjut berupa pembinaan mental dengan proses afektif berupa pembiasaan perilaku yang baru kemudian dari segi emosional berupa pemulihan control diri dan pada taraf selanjutnya proses spiritual sehingga nilai-nilai religious bertambah dan mampu melawan perasaan “rindu” terhadap narkoba.
Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. Guna mengaplikasikan ilmu psikologi, Mahasiswa Psikologi Unissula memerlukan wadah atau fasilitas untuk belajar langsung di lapangan-learning by doing– dan Psikologi Action Rehabilitasi Narkoba adalah kegiatan yang tepat sebagai sarana dan wadah untuk dikaji sebagai permasalah sosial.
Nama Kegiatan
Psikologi Action Rehabilitasi Narkoba
Bentuk Kegiatan
1. Prarecovery
- Pengikutsertaan anggota BEM Psikologi Unissula dalam training prarecovery
- Sosialisasi recovery narkoba yang diikuti mahasiswa Fakultas Psikologi Unissula
2. In recovery
- Pengenalan lebih mendalam dan intensif dengan para pecandu narkoba disertai pendekatan psikologis melalui konseling
- Pemberian materi dan motovasi psikologis dengan acuan FGD
Waktu Kegiatan
Prarecovery
1. Training
Hari tanggal : Bertahap
Tempat : Yayasan Harapan Permata Hati Kita (YAKITA)
Jl. Karonsih Selatan No. 240 Semarang
2. Sosialisasi
Hari tanggal : Rabu, 23 Maret 2011
Tempat : Fakultas Psikologi UNISSULA
In recovery
Konseling , Materi dan motivasi
Hari tanggal : 4 Pertemuan ( April, Mei, Juni 2011)
Tempat : Yayasan Harapan Permata Hati Kita (YAKITA)
Jl. Karonsih Selatan No. 240 Semarang
Leave a reply
Leave a reply